Berita Populer: Jika AS Perang Lawan Rusia dan China, Saudi Akui Khashoggi Dimutilasi



[ad_1]

KOMPAS.com – Perkembangan kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi kembali menyita perhatian pembaca.

Terkini, pemerintah Saudi yang mulai mengakui sejumlah kabar yang telah beredar selama ini mengenai cara pembunuhan sang jurnalis.

Selain itu kabar mengenai pemecatan wakil penasihat keamanan AS dan peluang kemenangan Amerika jika perang melawan Rusia dan China.

Berikut ini lima berita internasioanl yang banyak dibaca pada Kamis (15/11/2018) hingga Jumat (16/11/2018) pagi:

1. Jika AS Perang Lawan Rusia dan China

Sebuah laporan militer AS yang dirilis Komisi Strategi Pertahanan Nasional bentukan Kongres AS menyebutkan peluang yang dimiliki Amerika jika berkonflik dengan Rusia maupun China.

Dalam laporan tersebut menyatakan bahwa AS berisiko menderita kekalahan.

Bagaimana isi laporan tersebut selengkapnya? Silakan Anda simak di sini.

Baca juga: Jika Perang dengan Rusia di Eropa, AS Bisa Kalah karena Hal Ini

2. Wakil Penasihat Keamanan Nasional Dicopot

Wakil penasihat keamanan nasional Gedung Putih Mira Ricardel melepaskan jabatannya sehari setelah Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump meminta agar dia dipecat.

Diwartakan CNN, Ricardel secara resmi dipaksa mundur dari jabatan yang telah ditempatinya selama tujuh bulan terakhir itu pada Rabu (14/11/2018).

Mengapa dia dipecat? Berita selengkapnya bisa Anda baca di sini.

3. Khashoggi Tewas karena Disuntik Sebelum Dimutilasi

Jaksa Agung Arab Saudi Saud al-Mojeb membeberkan kronologi kematian jurnalis Jamal Khashoggi.

Setelah selama ini hanya mengakui bahwa Khashoggi telah dibunuh, kini Saudi mulai mengakui sejumlah kabar yang beredar selama ini.

Mojeb menyebut bahwa Khashoggi telah dibunuh dengan suntikan mematikan kemudian dimutilasi.

Tertarik untuk tahu berita selengkapnya? Silakan Anda klik tautan ini.

Baca juga: Melania Trump Minta Wakil Penasihat Keamanan Nasional Dipecat

4. Saudi Akui Khashoggi Dimutilasi di Gedung Konsulat

Otoritas penegak hukum Arab Saudi mengakui jurnalis Jamal Khashoggi dibunuh dan dimutilasi di gedung konsulat mereka di Istanbul, Turki.

Kabar tersebut disampaikan Jaksa Agung Saudi Saud al-Mojeb dalam sebuah konferensi pers.

Berita selengkapnya dapat Anda simak di sini.

5. AS: MBS Tak Terlibat Pembunuhan Khashoggi

Penasihat Keamanan Gedung Putih John Bolton menyatakan dalam rekaman audio proses pembunuhan Jamal Khashoggi di kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul tidak memunculkan peran putra mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

Bolton menambahkan, mereka yang sudah mendengarkan rekaman itu menegaskan sang putra mahkota Arab Saudi tidak terlibat pembunuhan Khashoggi.

Kabar selengkapnya bisa Anda baca di sini.



[ad_2]
Source link